Rumah Warga Kampung Boyan Terancam Ambruk Akibat Abrasi, M. Yunus Harap Bantuan Pemerintah


LENSAMATA.COM – Abrasi pantai yang terus terjadi di wilayah pesisir Kampung Boyan, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, mengancam keselamatan sebuah rumah milik warga bernama M. Yunus, Rabu (3/6/2026).

Kondisi rumah yang berada di bibir pantai tersebut kini semakin memprihatinkan setelah bagian tanah penyangga di sisi bangunan terus terkikis akibat hantaman ombak laut. Setiap kali air pasang dan cuaca buruk terjadi, abrasi semakin meluas dan memperbesar risiko kerusakan pada struktur rumah.

M. Yunus mengaku sangat khawatir rumah yang ditempatinya bersama keluarga sewaktu-waktu dapat ambruk apabila tidak segera dilakukan penanganan.

“kami hanya berharap ada bantuan atau solusi agar rumah ini tidak sampai roboh. Setidaknya ada upaya pencegahan sementara seperti pemasangan pancang kayu atau penahan ombak agar abrasi tidak semakin parah,” ungkapnya.

Ia mengatakan, keterbatasan ekonomi membuat dirinya belum mampu melakukan perbaikan maupun membangun penahan abrasi secara mandiri. Sementara itu, kondisi abrasi terus berlangsung dan menggerus area di sekitar rumah setiap kali ombak menghantam pesisir.

Rumah tersebut merupakan satu-satunya tempat tinggal yang dimiliki keluarga M. Yunus. Jika tidak segera mendapat perhatian, abrasi dikhawatirkan akan menyebabkan kerusakan lebih serius hingga membahayakan keselamatan penghuni rumah.

Warga sekitar berharap Pemerintah Desa Batu Berdaun bersama instansi terkait dapat segera turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan serta mencari langkah penanganan yang tepat sebelum kerusakan semakin parah.

Selain penanganan darurat, masyarakat juga berharap adanya solusi jangka panjang guna mengatasi abrasi di kawasan pesisir tersebut agar tidak mengancam permukiman warga lainnya di kemudian hari.




(Red)