Proyek Taman Kijang Rp4,86 Miliar Terhenti, Kadis Perkim Kepri dan Pejabat Terkait Kompak Bungkam

LENSAMATA.COM – Bintan,Proyek pembangunan Taman Kijang di Kabupaten Bintan kembali menjadi sorotan publik. Berdasarkan data yang tercantum pada sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, proyek tersebut memiliki nilai pagu anggaran sekitar Rp5 miliar dengan nilai realisasi kontrak mencapai sekitar Rp4,86 miliar,Rabu (24/06/2026).

Namun, di lapangan pekerjaan tersebut dikabarkan terhenti dan hingga kini belum menunjukkan progres yang jelas. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari masyarakat mengenai pelaksanaan proyek yang telah menyerap anggaran miliaran rupiah tersebut.

Awak media yang berupaya meminta penjelasan kepada Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Kepulauan Riau, Said Nursyahdu, S.IP., M.T., tidak berhasil memperoleh keterangan. Saat didatangi ke kantor, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Upaya konfirmasi melalui pesan dan panggilan WhatsApp juga belum mendapat respons.

Ketika awak media mencoba meminta penjelasan kepada salah satu staf di lingkungan Perkim Kepri, staf tersebut mengaku tidak memiliki kewenangan terkait proyek dimaksud.

"Itu bukan bidang saya, Pak. Itu PPTK, Bu Kartini," ujarnya kepada awak media.

Namun saat awak media menghubungi Kartini yang disebut menangani bidang terkait, konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp juga belum mendapatkan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Sikap bungkam para pihak yang berwenang semakin memunculkan pertanyaan publik mengenai transparansi pelaksanaan proyek Taman Kijang. 

Masyarakat berharap Dinas Perkim Kepri dapat segera memberikan penjelasan terbuka terkait kondisi proyek, alasan terhentinya pekerjaan, serta kepastian penyelesaian pembangunan yang telah menghabiskan anggaran negara sebesar Rp4,86 miliar tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Perkim Kepri maupun pihak terkait lainnya belum memberikan jawaban atas upaya konfirmasi yang dilakukan awak media.





(Red)