Terkait Asrama Mahasiswa Lingga di Bandung Tidak di Bayar: Ini Tanggapan Ketua DPD LSM KPK-RI

LENSAMATA.COM-Lingga, Kepulauan Riau Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LSM KPK-RI Provinsi Kepulauan Riau, Encek Taufik, angkat suara terkait kondisi Asrama Mahasiswa Kabupaten Lingga yang berada di Kota Bandung, Jawa Barat.

Ia menyoroti adanya tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang disebut belum diselesaikan oleh pemerintah daerah kabupaten lingga.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, asrama yang dikelola oleh Yayasan Bina Stania Singkep tersebut memiliki tunggakan PBB sebesar kurang lebih Rp117,8 juta, yang mencakup kewajiban pembayaran PBB hingga tahun 2026.

“Anggaran sewa tanah tersebut sebesar Rp56 juta untuk satu register tanah. Sementara pada aset Asrama Mahasiswa Lingga terdapat dua register tanah dengan luas masing-masing sekitar 400 meter persegi dengan nominal sewa yang sama. Total luas lahan mencapai sekitar 800 meter persegi. Asrama tersebut berlokasi di Jalan H. Kurdi, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jawa Barat,” ujar Encek Taufik kepada media ini, Selasa (16/06/2026).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Encek Taufik itu mengungkapkan bahwa persoalan yang terjadi di asrama mahasiswa tersebut tidak hanya terkait tunggakan PBB. Ia mengaku prihatin karena para mahasiswa penghuni asrama disebut harus melakukan iuran untuk menutupi biaya listrik setiap bulannya.

“Bahkan layanan air PDAM di asrama tersebut dikabarkan telah diputus akibat tunggakan pembayaran. Akibatnya, para mahasiswa terpaksa menggunakan sumber air alternatif seperti sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Atas kondisi tersebut, Encek Taufik meminta instansi terkait, termasuk aparat pengawas dan lembaga berwenang, untuk melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan anggaran yang dialokasikan bagi pengelolaan rumah singgah atau Asrama Mahasiswa Kabupaten Lingga di Bandung.

“Saya selaku Ketua DPD LSM KPK-RI Provinsi Kepulauan Riau meminta agar dilakukan pengecekan dan audit terhadap pengelolaan serta penggunaan anggaran APBD Kabupaten Lingga yang berkaitan dengan Asrama Mahasiswa Lingga di Bandung. Hal ini penting demi memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah,” tegasnya.

Menurutnya, perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Lingga serta instansi pengawas sangat diperlukan agar fasilitas yang diperuntukkan bagi mahasiswa asal Kabupaten Lingga tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan memberikan kenyamanan bagi para penghuni asrama.

“Jangan sampai mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan harus menanggung beban akibat kurang optimalnya pengelolaan fasilitas yang telah disediakan pemerintah daerah. Fasilitas ini harus dijaga dan dikelola dengan baik demi mendukung keberlangsungan pendidikan generasi muda Kabupaten Lingga,” tutupnya.





(Red)