Warga RT 018 Sungai Sembilan Mengeluh: Jalan Rusak dan Lampu Jalan Hilang Tak Kunjung Diperbaiki
LENSAMATA.COM-Dumai,Warga RT 018, Jalan Bambu Nerbit Besar, Kelurahan Sungai Sembilan, Kota Dumai, mengeluhkan kondisi jalan rusak yang hingga kini belum tersentuh perbaikan. Jalan tersebut merupakan akses utama menuju SDN 08 Binsus dan TK Negeri 1 Sungai Sembilan,Sabtu (30/05/2026).
Warga menilai kerusakan jalan sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa perhatian serius dari pemerintah daerah. Saat musim hujan, kondisi jalan berlubang dan licin dinilai sangat membahayakan, terutama bagi anak-anak sekolah yang melintas setiap hari.
“Kepada Pak Wali Kota Dumai, kami bertanya, ada apa dengan jalan ini? Hampir dua periode beliau menjabat, jalan ini tak tersentuh,” keluh seorang warga kepada awak media.
Awak media yang turun langsung ke lokasi melihat kondisi jalan memang sangat memprihatinkan. Sejumlah titik dipenuhi lubang, genangan air, dan permukaan jalan yang rusak parah sehingga menyulitkan kendaraan maupun pejalan kaki.
Warga mengaku semakin khawatir ketika hujan turun karena jalan berubah licin dan rawan menyebabkan kecelakaan.
“Kami sangat risau apabila hujan turun karena jalan berlubang dan licin,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain persoalan jalan rusak, warga juga mengeluhkan lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan tersebut yang sudah lama tidak berfungsi. Kondisi gelap gulita pada malam hari membuat warga merasa tidak aman saat beraktivitas.
Bahkan, menurut warga, terdapat beberapa lampu penerangan yang hilang dan hingga kini tidak diketahui siapa yang mengambilnya.
“Lengkap sudah kerisauan warga di sini. Coba dibayangkan berjalan siang hari dengan jalan berlubang, lalu malam harinya gelap tanpa penerangan,” ungkap warga berinisial SA.
Media ini juga mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak kelurahan melalui sambungan WhatsApp. Saat dikonfirmasi, Lurah Lubuk Gaung menyebutkan bahwa usulan perbaikan jalan tersebut telah disampaikan melalui Musrenbang oleh pihak RT setempat.
Namun demikian, hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi kepada Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas PUPR maupun Dinas Perkim terkait jadwal perbaikan jalan dan PJU belum mendapat respons resmi.
Warga RT 018 berharap Wali Kota Dumai dan DPRD Kota Dumai segera turun langsung melihat kondisi di lapangan. Mereka meminta Jalan Bambu Nerbit Besar diprioritaskan dalam program pembangunan daerah mengingat jalan tersebut menjadi akses penting bagi kegiatan pendidikan masyarakat.
(Rohim)