Warga Lubuk Gaung Keluhkan Sulitnya Akses Kerja di PT Energi Sejahtera Emas


LENSAMATA.COM-Kekecewaan mendalam dirasakan oleh sejumlah warga Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. Mereka mengeluhkan sulitnya mendapatkan pekerjaan di PT Energi Sejahtera Emas, perusahaan yang beroperasi tepat di lingkungan tempat tinggal mereka, (17/03/2026).

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa masyarakat setempat merasa tidak mendapat kesempatan yang adil untuk bekerja di perusahaan tersebut.

“Bang, susah kali kami sebagai warga tempatan mau masuk kerja di PT Energi Sejahtera Emas yang lokasinya tepat di depan rumah kami,” ujarnya kepada media.

Menurutnya, sebelum perusahaan tersebut berdiri, sempat ada harapan besar dari masyarakat terkait penyerapan tenaga kerja lokal. Namun, realita yang terjadi dinilai jauh dari harapan.

“Sudah berapa ratus lembar lamaran kami ajukan, dipanggil pun tidak. Dipikirnya buat lamaran tak pakai uang apa?!” katanya dengan nada kesal.

Ia juga mempertanyakan dominasi tenaga kerja dari luar daerah yang dinilai lebih banyak mengisi posisi di perusahaan tersebut, bahkan untuk pekerjaan yang tidak membutuhkan keahlian khusus.

“Kami bukan mau jadi bos, dapat kerja sebagai cleaning service pun tidak masalah. Apa untuk itu harus pakai skill tinggi? Kami ini sudah lama tinggal di sini, tapi hanya jadi penonton di negeri sendiri,” tambahnya.

Keluhan serupa juga dirasakan terkait nasib generasi muda setempat. Warga menyebut, anak-anak mereka yang telah menamatkan pendidikan hingga tingkat SMA pun kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan tersebut.

“Apa guna anak kami sekolahkan sampai SMA kalau tetap sulit dapat kerja? Kami tidak menuntut jabatan tinggi, kerja apa saja pun kami terima, tapi tetap saja susah,” ungkapnya.

Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat, bahkan dikhawatirkan dapat berdampak pada stabilitas keamanan sosial di lingkungan sekitar perusahaan.

Masyarakat Lubuk Gaung berharap agar pihak perusahaan dan instansi terkait dapat lebih memperhatikan aspirasi warga tempatan, serta membuka peluang kerja yang lebih luas dan transparan bagi masyarakat sekitar.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Energi Sejahtera Emas belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga tersebut.





(Rohim)