Genset Rusak Sejak 2024, Pelayanan Puskesmas Sei Jang Lumpuh Saat Listrik Padam
LENSAMATA.COM-Pelayanan kesehatan di Puskesmas Sei Jang, Jalan Ariet Rahman Hakim, Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, terpaksa terhenti saat terjadi pemadaman listrik. Kondisi ini memicu kekecewaan warga, lantaran genset puskesmas diketahui sudah rusak berat sejak tahun 2024 dan hingga kini belum diganti,Senin 05/01/2026.
Sejumlah pasien yang datang untuk berobat harus menunggu tanpa kepastian. salah seorang pasien bernama Raja mengaku telah berada di puskesmas sejak pukul 08.00 WIB. Namun sekitar pukul 09.20 WIB listrik padam dan pelayanan berhenti hampir satu jam.
“Kami sudah menunggu dari pagi, tapi karena listrik mati pelayanan tidak berjalan. Ini fasilitas kesehatan, seharusnya siap dengan kondisi darurat,” ujarnya.
Ketika awak media ini menanyakan kemungkinan pendaftaran manual, petugas loket menyatakan hal tersebut tidak dapat dilakukan karena seluruh sistem pelayanan bergantung pada listrik dan komputer.
“Tidak bisa dilakukan manual, pak. Genset ada, tapi kondisinya rusak,” kata petugas.
Kondisi ini dinilai sangat berbahaya, terutama jika terjadi keadaan darurat medis. Salah satu pasien menyayangkan lemahnya antisipasi pihak terkait.
“Ini menyangkut nyawa manusia. Bagaimana kalau ada pasien UGD dan listrik tiba-tiba mati, sementara genset tidak berfungsi? Ini kelalaian yang tidak bisa dianggap sepele,” tegasnya.
Kepala Puskesmas Sei Jang, Muhammad Faisal, membenarkan bahwa genset puskesmas sudah rusak berat sejak tahun 2024 dan tidak memungkinkan untuk diperbaiki.
“Kami sudah mengajukan permohonan pengadaan genset baru kepada pemerintah. Genset lama memang sudah rusak parah dan tidak layak digunakan,” jelasnya.
Namun hingga kini, belum ada realisasi pengadaan genset pengganti. Hal ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait pengawasan dan prioritas anggaran sektor kesehatan.
Warga berharap Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang tidak menutup mata dan segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan fasilitas puskesmas.
“Jangan menunggu ada korban dulu baru bertindak. Puskesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat,” kata Nurhayati, warga setempat.
Kasus ini menjadi sorotan serius dan diharapkan menjadi perhatian khusus pemerintah daerah agar pelayanan kesehatan tidak lumpuh hanya karena persoalan listrik dan genset yang terbengkalai.
(Red)