Regional

blog post

Pengisian perangkat desa (perades) secara massal di kabupaten Nganjuk tahap I yang diikuti 116 desa sudah usai. Semua calon yang dinyatakan menang, sudah dilantik dan mulai bekerja di kantor desa. Masih tersisa 148 desa yang akan segera menyusul pengisian pada tahap II. 

 

Ada 14 desa se-kecamatan Bagor, sedianya siap melakukan pengisian tahap II. Informasi yang dihimpun LensaMata.com, seluruh panitia di desa dan timwas sudah bekerja. Sampai penutupan ada 221 pendaftar yang akan berebut 36 formasi yang tersedia. Bahkan minggu ke-4 bulan Juni ini, tahapan sudah memasuki penetapan bakal calon menjadi calon. 

 

Namun langkah panitia harus terhenti lantaran munculnya surat Plt Bupati no. 140/582/411.010/2021 tertanggal 24 Juni 2021 yang secara khusus tertuju ke camat Bagor. Surat yang berbentuk juklak “Pelaksanaan Pengangkatan Perangkat Desa” yang ditanda-tangani Marhen Djumadi memuat dua hal :

 

Pertama, menunda tahapan penyaringan pengangkatan perades di kecamatan Bagor. Kedua, proses tahapan penyaringan dapat dilanjutkan setelah pengundangan perubahan kedua atas Perda Nganjuk no. 1 tahun 2016 tentang Desa dan Perbup sebagai tindak lanjut peraturan pelaksanaannya.

 

Dalam juklak menyebut SE Bupati tanggal 10 Mei 2021 no. 140/63/411.010/2021 (belum dicabut). Diantara pertimbangan yang diuraikan dalam SE, adanya proses penyidikan oleh KPK atas dugaan tipikor dalam pelaksanaan pengangkatan perades (tahap I, red). Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan ketentraman dan ketertiban umum di masyarakat. Salah satu titik rawan dugaan penyimpangan terjadi pada tahap penyaringan.   

 

Menanggapi turunnya juklak dari Plt Bupati, ketika dihubungi redaksi LensaMata.com, camat Bagor Suwarno mengatakan, pihaknya selaku ketua timwas sudah berkoordinasi dengan seluruh anggota timwas lainnya. Hasilnya, kata Suwarno, sesuai juklak dari Plt Bupati memutuskan  melakukan penundaan penyaringan perades di 14 desa se-kecamatan Bagor.

 

“Namun demikian, kami berdasar aspirasi dari desa (kades, panitia dan bakal calon) tetap memohon agar seluruh tahapan pengisian perades yang sudah berjalan tetap diakomodasi”, tambahnya.     

 

Guna menindaklanjuti juklak, timwas juga sudah mengeluarkan surat no. 05/Timwas Bagor/VI/2021 tertanggal 25 Juni 2021 ditujukan kepada ketua panitia pengangkatan perades di 14 desa. Selain copy paste dengan juklak, surat timwas juga memerintahkan kepada panitia untuk memberitahukan perihal penundaan ini kepada seluruh (bakal) calon.  

 

Ke-14 desa yang akan melakukan pengisian perades diantaranya : Ngumpul, Balongrejo, Girirejo, Sekarputih, Pesudukuh, Buduran, Gandu, Kutorejo, Sugihwaras, Gemenggeng, Banarankulon, Bagorkulon, Paron dan Karangtengah.

 

  • Share This Story

Komentar

Buat Komentar